Mencari...

Pendapat Ulama tentang Hisab

11:18 AM
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Rusaknya hujjah yang menyatakan tentang hisab, terlihat ketika mereka berdalilkan dengan hadis Ibnu ‘Umar yang berbunyi فَاقْدِرُوْالَهُ dengan tafsirannya taqdirkanlah/ tentukanlah dengan hisab.Sedangkan Ibnu ‘Umar meriwayatkan hadis yang membantah adanya hisab melalui hadis Rasulullah saw:
 إِنَّا أُمَّةٌ أُمِّيَةُ لاَنَكْتُبُ وَلاَ نَحْسُبُ، الْهِلاَلُ هَك¡4;ذَا هَكَذَا
 “Sesungguhnya kami adalah umat yang ummiyah, tidak (bisa) menulis dan tidak (bisa) menghitung, hilal adalah begini dan begini.”

 Maka tidak mungkin hadis Ibnu ‘Umar yang berbunyi فَاقْدِرُوْا لَهُ ditafsirkan dengan hisab.”

Para ulama memasukkan orang yang menggunakan hisab sebagai orang-orang yang mengambil tuntunan agama bukan dari Rasulullah saw, mereka itu sama dengan ahl al-bid’ah kelompok Syi’ah bahkan mereka sama dengan bid’ahnya ahlul kitab dari ahl al-so’bah yang hanya menggunakan hisab tanpa menggunakan ru’yah.

Ibnu Bazizah: “Hisab adalah madzhab batil karena sesungguhnya syari’at telah melarang berkecimpung dalam ilmu perbintangan (ilmu hisab) karena ilmu tersebut didasari dengan dugaan dan perkiraan bukan dengan hal yang pasti atau dugaan yang kuat.”

Ibnu Mulaqqin: “Hisab adalah pendapat yang sangat lemah dan sesungguhnya manusia bila dibebankan dengan cara ini tentu akan memberatkan mereka karena hisab tidak diketahui kecuali oleh sebagian kecil dari mereka. Dan syari’at yang diberlakukan kepada mereka adalah mudah dipahami dan diamalkan oleh seluruh manusia. Dan juga ilmu perhitungan hisab itu berbeda-beda pada setiap tempat dan negara maka ini akan menyebabkan perpecahan di antara mereka.” 

Ibnu al-Araby: “Madzhab hisab adalah madzhab yang jauh dari pemahaman orang-orang yang pandai maka terlebih lagi dari pemahaman para ulama.”
Daftar Pustaka
  • Abdullah bin Abdurrahman Al Basaam, Taudhih al-Ahkam Min Bulughul Maram, cet. Ke-V, 1423 H, maktabah al-Asadi, Makkah.
  • Majmu’ Al-Fatawa 25/182. Al-Fath 4/159, Subulus Salam 2/242. 
  • Al-I’lam bi Fawaidil Umdah Al-Ahkam 5/176-177. Al-Qabs 2/483 dan Al-Aridhah 3/208)

Jika Anda Tertarik untuk mengcopy Makalah ini, maka secara ikhlas saya mengijinkannya, tapi saya berharap sobat menaruh link saya ya..saya yakin Sobat orang yang baik. selain Makalah Pendapat Ulama tentang Hisab, anda dapat membaca Makalah lainnya di Aneka Ragam Makalah. dan Jika Anda Ingin Berbagi Makalah Anda ke blog saya silahkan anda klik disini.Salam saya Ibrahim Lubis. email :ibrahimstwo0@gmail.com
Ibrahim Lubis

Penulis:

Judul Makalah: Pendapat Ulama tentang Hisab
Semoga Makalah ini memberi manfaat bagi anda, tidak ada maksud apa-apa selain keikhlasan hati untuk membantu anda semua. Jika terdapat kata atau tulisan yang salah, mohon berikan kritik dan saran yang membangun. Jika anda mengcopy dan meletakkannya di blog, sertakan link dibawah ini sebagai sumbernya :

0 komentar:

Post a Comment

Berhubung komentar Spam sangat berbahaya, maka saya berharap Sobat untuk tidak berkomentar spam. Jika saya menemukan komentar Sobat mengandung spam atau memasukkan link aktif di kolom komentar, saya akan menghapusnya. terima kasih