Aneka Ragam Makalah

Biografi Al Kindi


Makalah Biografi Al Kindi
Oleh: Ibrahim Lubis

BAB I
PENDAHULUAN

Al-kindi adalah salah seorang filosof muslim yang pengetahuannya sangat menjelimed. Memadukan filsafat dan agama sama – sama mrncari kebenaran dengan menggunakan akal. Al-haq al-awwal baginya adalah tuhan. Filsafat yang paling tinggi adalah filsafat tentang tuhan. Setelah tuhan menciptakan manusia. Dia tiupkan ruh-nya sehingga manusia hidup,ruh itu sendiri urusan tuhan. Sementara dengan ruh lah manusia memperoleh pengetahuan yang sebenarnya. Dalam persoalan ini penulis kan mencoba membahas tentang filsafat yang sebagian filosof muslim mengklaimnya dan bagaimana korelasinya dengan agama apakah sejalan atau tidak. Dan bagaimana pandangan al-kindi tentang ruh tau jiwa apakah jiwa atau ruh itu mati bila jasad telah busuk atau kekal dan bila kekal dimana ia ditempatkan.


BAB II
PEMBAHASAN
Makalah Biografi Al Kindi

A. BIOGRAFI AL- KINDI

Al-kindi yang dikenal sebagai filosof muslim pertama keturunan arab, nama lengkapnya adalah abu yusuf ya`qup ibn ishaq ibn shabbah ibn imran ibn ismail ibn muhammad ibn al-asy`ats ibn qais al-kindi.[2] Ia berasal dari kabilah kindah, termasuk kabilah terpandang dikalangan masyarakat arab dan bermukim di daerah Yaman dan Hijaz, al-asy`ats termasuk salah seorang sahabat nabi, yang meriwayatkan hadist bersama saad bin abi waqqas. Ikut perang siffin dibawah pimpinan ali ibn abi tholib ia memegang panji kabilah kindah.[3]

Ia lahir di kuffah sekitar 185 H (801 M ) atau penghujung abad ke 8 M dan awal abad ke 9 M. ayahnya adalah ishaq ibn al-shabbah bekerja sebagai gubernur daulah abbasiah,pada masa pemerintahan al-mahdi ( 775 – 785 M ) dean Harun Ar-Rasiyd (786 -809 M ). Walaupun orang tuanya meninggal pada usia mudanya namun kehidupannya tergolong lumayan, namun ia tidak sombong dan manja ia lebih senang belajar seperti halnya al-quran,al-hadis,berhitung dan yang lainnya baik di Basrah maupun di Baghdad.

Kuffah dan basrah, pada abad ke 2 dan ke 3 H ( 8 dan 9 M ) merupakan dua pusat kebudayaan islam yang maju. Kuffah lebih cenderung kepada studi – studi aqliah; dan dalam lingkungan iktelektual inilah al-kindi melewatkan masa kecilnya. Dia menghafal al-quran, bahasa arab, kesusastraan, dan ilmu hitung, fiqh dan qalam.tetapi ia lebih tertarik kepada ilmu pengetahuan dan filsafat, yang pada keduanya ia mengabdikan seluruh sisa hidupnya.[4]

Ia seorang yang sangat cerdas,telah banyak menterjemahkan buuku filsafat, menjelaskan berbagai masalah,menyimpulkan berbagai problem yang sulit dan mengungkapkan problem yang sukar dipahami. Hal ini karena ia banyak menguasai ilmu yang berkembang pada waktu di Kuffah dan Baghdad. Seperti kedokteran, filsafat, semantik, giometri, al-jabar, ilmu falq, astronomi, bahkan ia berkemampuan mengubah lagu.[5] Jadi, tidak heran kalau al-kindi seorang ahli dari berbagai ilmu pengetahuan. Karena ia hidup pada puncak kejayaan islam pada daulah abbbasiah ( al-amin, 809 – 813 M ; al-Ma`mum, 813 – 833 M ).kemashuran al-kindi luar biasa sehingga khalifah al-Mu`tashim mengangkatnya sebagai guru pribadi putranya ahmad, yang kepadanya ia persembahkan karya – karya pentingnya. Sehingga telah menghiasi kerajaan al-Mu`tashim.

Kelahiran dan kematian al-kindi sebenarnya tidak ada kevalidan dan siapa yang pernah menjadi gurunya. L.Massignon mengatakan bahwa al-kindi wafatsekitar 246 H (860 M ) . C. Nallino menduga tahun 260 H (873 M ), T.J.de Baer menyebut 257 H ( 870 M ),adapun Mustafa Abd al-Raziq mengatakan tahun 252 H ( 866 H ), dan takut al-Himawi menyebutkan setelah berusia 80 tahun atau lebih sedikit.


C.KARYA – KARYA AL-KINDI

Sebagai seorang filsuf yang sangat produktif, diperkirakan karya yang pernah di tulis oleh al-kindi dalam berbagai bidang tidak kurangb dari 270 buah.
Dalam bidang filasafat diantaranya adalah :
  • Kitab al-falsafah al-Ddakhilat wa al-Masa`il al-Mantiqiyah wa al-Muqtashah wa ma fawqa al-Thabiiyyah ( tentang filsafat yang diperkenalkan dan masalah – masalah logika dan muskil, serta metafisika ).
  • Kitab al-kindi ila al-Mu`tashim Billah fi al-falsafah al-Ula ( tentang filsafat pertama ).
  • Kitab Fi Annahu al-Falsafah illa bi` jlm al-Riyadiyah (tentang filsafat tidak dapat dicapai kecuali dengan ilmu pengetahuan dan matyematika ).
  • Kitab fi qashd Aristhathalisfi al-Maqulat (tentang maksud – maksud Aristoteles dalam kategori – kategorinya).
  • Kitab fi Ma`iyyah al-Ilm wa Aqsamihi (tantang sifat ilmu pengetahuan dan klasifikasinya).
  • risalah fi Hudud al-Asyya`wa Rusumilah ( tentang definisi benda – benda dan uraiannya ).
  • Risalah fi Annahu jawahir la Ajsam(tentang substansi – substansi tanpa badan).
  • Kitab fi ibarah al-jawami` al-Fikriyah(tentang ungkapan – ungakapan mengenai ide – ide komprehensif).
  • Risalah al Hikmiyah fi Asrar al-Ruhaniyah(sebuah tulisan filosofis tentang rahasia – rahasia spiritual).
  • Risalah fi al-Ibanah an al-Illat al-Fa`ilat al-Qaribah li al-kawn wa al Fasad(tentang penjelasan mengenai sebab dekat yang aktif terhadap alam dan kerusakannya).  


DAFTAR PUSTAKA
  • Ahmad hanafi,”pengantar filsafat islam”,bulan bintang, jakarta, 1996
  • H. abu bakar ahmad,dkk,”filsafat islam”,CV . Toha putra, semarang, 1998
  •  Ahmad fuad ,al-ahwani,” pustaka firdaus,1993,cet.v 
  • M. Syarif,” para filosof muslim”, Edisi indonesia, Mizan, 1996, cet. VIII
  • Hasyimsyah nasution,” filsafat islam”, Gaya media pratama, jakarta, 2002, cet III
______________________
[1] Ahmad hanafi,”pengantar filsafat islam”,bulan bintang, jakarta, 1996 cet. 6 .hal 3
[2] H. abu bakar ahmad,dkk,”filsafat islam”,CV . Toha putra, semarang, 1998, hal 116.
[3] Ahmad fuad, al-ahwani,” pustaka firdaus,1993,cet.v hal 50.
[4] M. Syarif,” para filosof muslim”, Edisi indonesia, Mizan, 1996, cet. VIII, hal 12.
[5] Hasyimsyah nasution,” filsafat islam”, Gaya media pratama, jakarta, 2002, cet III, hal 16.

Mau Makalah Gratis! Silahkan Tulis Email Anda.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2012. Aneka Ragam Makalah - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib | Modified by Ibrahim Lubis