Aneka Ragam Makalah
Jasa Review
Mainbitcoin

Kedudukan Harta Dalam Islam


Makalah  Kedudukan Harta Dalam Islam
Oleh: Ibrahim Lubis, MA

PEMBAHASAN
Kedudukan Harta dalam Al-Quran dan Sunnah

Dalam al-quran dan hadis sangat banyak yang membicarakan mengenai harta. Secara rinci akan diterangkan bagaimana sesungguhnya kedudukan harta dalam Agama Islam melalui dua sumber ini yaitu Al-Qur`an dan Sunnah.

A. Kedudukan Harta dalam Al-Qur`an

     1. Harta sebagai Fitnah
Firman Allah swt yang artinya: "Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar". (Q.S. At-taghabun: 15)

     2. Harta sebagai perhiasan Hidup 

Firman Allah swt yang artinya: "Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan". (Q.S. Al-Kahfi: 46)

    3. Harta Untuk Kebutuhan dan Kesenangan 

Firman Allah swt yang artinya: "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)". (Q.S. Ali Imran: 14)


B. Kedudukan Harta dalam As-Sunnah

    1. Kecelakaan Bagi Hamba Harta

Celakalah orang yang menjadi hamba dinar (uang), orang yang menjadi hamba toga atau pakaian, jika diberi ia bangga, bila tidak diberi ia marah, mudah-mudahan dia celaka dan merasa sakit, jika dia kena sesuatu musiabah dia tidak akan memperoleh jalan keluar (HR. Bukhari).

   2. Penghamba Harta adalah orang yang terkutuk

Terkutuklah orang yang menjadi hamba dinar dan terkutuk pula orang yang menjadi hamba dirham (HR. Tirmidzi)


DAFTAR PUSTAKA
  • Hendi Suhendi, Fiqih Muammalah, Bandung: Gunung Jati Press, 1997
  • M. Hasbi Ash Shiddieqie, Pengamat Fiqih Muammalah, Semarang: Pustaka Rizki Putra, 1997
  • Sayyid Sabiq, Fighus Sunnah, Beirut: Dar Al-Kitab Al-Arabiah, 1973
  • Nana masduki, fiqih muammalah, bandung: IAIN Sunan Gunung Ampel, 1987
  • H. Rachmat Syafe`i, Fiqih Muammalah, bandung: Pustaka Setia,2001
  • Abdul Majid, Pokok-pokok Fiqih Muammalah dan Hukum Kebendaan dalam Islam, Bandung: IAIN SGD, 1986

Mau Makalah Gratis! Silahkan Tulis Email Anda.
Print PDF
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Copyright © 2012. Aneka Ragam Makalah - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib | Modified by Ibrahim Lubis